
Biografi Frida Lidwina
Sejak duduk di bangku SD, Frida sudah menunjukkan ketertarikannya di bidang jurnalistik sehingga kelak ia mengambil kuliah di bidang tersebut di University of California, Berkeley setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di BPK Penabur. Selain itu ia juga berhasil meraih gelar master dalam bidang finance di University of Western Australia, Perth.Sekembalinya ke Indonesia ia sempat bekerja di sebuah perusahaan investasi properti dan mengawali karirnya di bidang jurnalisme sebagai reporter di Trans TV. Tahun 2004, ia bergabung dengan Metro TV. Dalam tahun pertamanya di stasiun TV itu, ia sering turun ke lapangan untuk meliput berbagai peristiwa di tanah air. Tak lama kemudian ia dipercaya untuk memandu acara Sports Corner (SC) atas rekomendasi dari Boy Noya, rekannya sesama presenter di Metro TV. Ia juga terkadang membawa berita dalam Bahasa Inggris dalam program berita tiga bahasa karena kefasihannya dalam bahasa tersebut. Sejak awal 2008, ia menjadi pemandu tetap program Indonesia Now bersama Dalton Tanonaka.

Metro TV bukan tanpa alasan menempatkan Frida di SC. Frida sendiri sejak kecil memang suka berolahraga, seperti renang, jogging, basket, voli, tenis, dan golf. Selain itu karakter program SC dinilai cocok dengan penampilan Frida yang selalu ceria. Bagaimana tidak. Di SC seorang anchor itu dituntut untuk memberi penyegaran dan semangat pada penonton sebelum berangkat kerja atau beraktivitas lainnya. Di samping tentunya menyampaikan informasi-informasi olahraga di dalamnya."Mas Boy Noya tertarik untuk minta saya bawain acara sport juga, bantuin dia. Setelah dilihat cocok juga. Akhirnya dia minta saya untuk jadi anchor tetapnya Sport Corner yang kebetulan baru dibuat Agustus tahun lalu,".Frida menambahkan, pembawaannya yang selalu ceria itu hasil dari manfaat olahraga yang ia lakukan selama ini."Olahraga banyak pengaruhnya ke mood. Kadang kalau lagi kecewa, sedih, merasa kurang percaya diri, bisa hilang setelah olahraga. Mungkin itu karena saya melakukan sesuatu yang baik buat diri saya sendiri sehingga kebawa ke pembawaan, pekerjaan, dan cara bersikap ke orang lain," ujar Frida yang mengaku tertarik menekuni dunia jurnalis setelah nonton film Murphy Brown.

Frida mengaku tak ada keinginan sama sekali untuk berhenti atau pindah dari Metro TV. Soalnya, Frida sudah menemukan kenyamanan di lingkungan kerjanya sekarang. "Memang godaan ada saja tapi kita harus fokus terhadap pekerjaan dan bisa memproyeksikan diri kita seperti apa. Mungkin setiap stasiun memiliki karakter yang beda. Metro TV, misalnya satu-satunya stasiun teve berita di Indonesia. Itulah alasan terkuat saya senang kerja di Metro TV. Salary memang jadi pertimbangan. Tapi ‘kan kepuasan tidak hanya dinilai dari materi, tapi juga suasana kerja yang tercipta. Selama ini saya menemukan kombinasi dari itu semua dan menikmati sekali suasana kerjanya,".
" jika anda tidak sanggup mendengar, jangan berbicara ! tapi jika anda sanggup berbicara.... dengarlah lebih banyak ! " dan : "With great power comes great responsibility.."
Foto Frida Lidwina






